Pendahuluan
Dalam bahasa Indonesia, kata “penerjemah” adalah istilah yang digunakan untuk merujuk kepada seseorang yang melakukan kegiatan menerjemahkan teks atau ujaran dari satu bahasa ke bahasa lain. Menariknya, kata “penerjemah” memiliki akar yang berasal dari bahasa Arab, yaitu kata “tarjamah” (ترجمة). Artikel ini akan membahas asal-usul kata “penerjemah,” proses penyerapan kata dari bahasa Arab ke dalam bahasa Indonesia, dan peran penting penerjemah dalam sejarah dan perkembangan ilmu pengetahuan serta budaya.
Asal-Usul Kata “Penerjemah”
Kata “penerjemah” dalam bahasa Indonesia berasal dari kata dasar “terjemah,” yang merupakan serapan dari kata bahasa Arab “tarjamah” (ترجمة). Kata “tarjamah” sendiri dalam bahasa Arab berarti “menerjemahkan” atau “mengalihbahasakan.” Ketika diserap ke dalam bahasa Indonesia, kata “terjemah” mendapatkan imbuhan “pe-” dan “-an” sehingga menjadi “penerjemah,” yang berarti orang yang melakukan kegiatan menerjemahkan.
Proses Penyerapan Kata dari Bahasa Arab
Proses penyerapan kata-kata dari bahasa Arab ke dalam bahasa Indonesia telah berlangsung selama berabad-abad, terutama melalui interaksi perdagangan, penyebaran agama Islam, dan pendidikan. Sebagai bahasa liturgi dalam Islam, bahasa Arab memiliki pengaruh yang signifikan terhadap bahasa Indonesia, terutama dalam bidang agama, hukum, dan ilmu pengetahuan.
Kata “tarjamah” diserap ke dalam bahasa Indonesia bersamaan dengan masuknya literatur Arab-Islam ke Nusantara. Para ulama dan cendekiawan lokal menerjemahkan teks-teks agama, filsafat, dan ilmu pengetahuan dari bahasa Arab ke dalam bahasa Melayu, yang kemudian menjadi cikal bakal bahasa Indonesia. Proses ini membantu memperkaya kosakata bahasa Indonesia dengan istilah-istilah baru, termasuk kata “terjemah” dan “penerjemah.”
Peran Penerjemah dalam Sejarah
Penerjemah telah memainkan peran penting dalam sejarah penyebaran pengetahuan, budaya, dan agama di seluruh dunia. Berikut adalah beberapa contoh penting peran penerjemah dalam sejarah:
- Zaman Keemasan Islam : Pada abad ke-8 hingga abad ke-13, penerjemah Arab menerjemahkan karya-karya filsafat dan ilmu pengetahuan Yunani ke dalam bahasa Arab. Pusat-pusat penerjemahan seperti Rumah Kebijaksanaan di Baghdad memainkan peran penting dalam transfer pengetahuan ini.
- Renaissance Eropa : Pada masa Renaissance, banyak karya klasik dari bahasa Yunani dan Latin diterjemahkan ke dalam bahasa-bahasa Eropa modern. Penerjemahan ini mendorong kebangkitan ilmu pengetahuan dan seni di Eropa.
- Penyebaran Islam di Nusantara : Penerjemah lokal menerjemahkan teks-teks agama Islam dari bahasa Arab ke dalam bahasa Melayu. Proses ini membantu dalam penyebaran agama Islam dan pengetahuan di Nusantara.
Penerjemah dalam Konteks Modern
Dalam konteks modern, penerjemah memainkan peran yang tidak kalah pentingnya. Mereka membantu dalam menghubungkan berbagai budaya dan bahasa, memfasilitasi komunikasi lintas bahasa, dan memastikan akses yang lebih luas terhadap pengetahuan. Beberapa bidang di mana penerjemah berperan penting antara lain:
- Penerjemahan Literatur : Penerjemah sastra menerjemahkan karya-karya sastra dari satu bahasa ke bahasa lain, memungkinkan pembaca untuk menikmati karya-karya dari berbagai budaya.
- Penerjemahan Dokumen Hukum : Penerjemah hukum menerjemahkan dokumen-dokumen hukum seperti kontrak, undang-undang, dan perjanjian internasional.
- Penerjemahan Teknis : Penerjemah teknis menerjemahkan manual, panduan, dan dokumen teknis lainnya untuk industri dan teknologi.
- Penerjemahan Medis : Penerjemah medis menerjemahkan dokumen-dokumen medis, termasuk laporan medis, artikel penelitian, dan informasi pasien.
Tokoh Nasional yang Dikenal sebagai Penerjemah
Indonesia memiliki beberapa tokoh yang dikenal sebagai penerjemah dan telah memberikan kontribusi besar dalam bidang ini. Berikut adalah beberapa di antaranya:
- Achdiat Karta Mihardja : Seorang sastrawan dan penerjemah terkenal yang menerjemahkan karya-karya sastra asing ke dalam bahasa Indonesia.
- HB Jassin : Dikenal sebagai Paus Sastra Indonesia, HB Jassin adalah seorang kritikus sastra dan penerjemah yang telah menerjemahkan banyak karya sastra klasik dunia ke dalam bahasa Indonesia.
- Anton Moedardojo : Seorang penerjemah yang telah menerjemahkan berbagai karya sastra Barat ke dalam bahasa Indonesia.
- Sapardi Djoko Damono : Selain sebagai penyair terkenal, Sapardi juga dikenal sebagai penerjemah yang menerjemahkan banyak karya sastra dunia ke dalam bahasa Indonesia.
Kesimpulan
Kata “penerjemah” berasal dari bahasa Arab “tarjamah” dan diserap ke dalam bahasa Indonesia melalui interaksi budaya dan penyebaran agama Islam. Penerjemah telah memainkan peran penting dalam sejarah penyebaran pengetahuan dan budaya, serta terus berkontribusi dalam dunia modern. Beberapa tokoh nasional Indonesia telah memberikan kontribusi besar sebagai penerjemah, membantu memperkaya sastra dan budaya Indonesia.
source:
https://glossary.jits.co.id/2025/02/23/penulisan-penerjemah-dan-penterjemah-mana-yang-benar/
https://www.tensesbahasainggris.com/2025/02/mengenali-istilah-penerjemah-dan-penterjemah.html


Leave a Reply